IASmo Unggul Telak di Makassar, Andi Cakka "Jegal" Basmin
Oleh: Sultan Rakib-Alif Sappewali
MAKASSAR - Dominasi pasangan incumbent (kepala daerah yang mencalonkan diri kembali) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, mulai terusik.Dari tiga incumbent yang bertarung Rabu, 29 Oktober, hanya pasangan Ilham Arif Sirajuddin-Supomo Guntur (IASmo) di Makassar yang berhasil memenangi persaingan. Dua incumbent lainnya, masing-masing Basmin Mattayang di pilkada Luwu, dan A Asmidin di Wajo, dilaporkan kalah bersaing.
Dengan demikian, hanya Ilham berhasil mengikuti jejak dua incumbent yang juga berhasil terpilih kembali pada pemilihan yang berlangsung dua hari berturut-turut sebelumnya. Mereka itu adalah Ali Baal Masdar yang memenangi pilkada Polewali Mandar Sulawesi Barat Senin, 27 Oktober, serta Radjamilo di Jeneponto yang mengukuhkan dominasinya pada pilkada Selasa, 28 Oktober.
Kemenangan pasangan IASmo yang diusung koalisi Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Persatuan Daerah (PPD), diketahui berdasarkan hasil quick count (penghitungan cepat) Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan hasil real quick count (penghitungan cepat dan akurat) PT Insert Institute -PT Script Intermedia bekerja sama Fajar Online. LSI menyimpulkan IASmo unggul dengan perolehan 65,49 persen suara, sementara Insert Institute menyebutkan bahwa kandidat nomor urut satu ini meraih dukungan 67,13 persen suara.
Bagaimana dengan kandidat lainnya? Pasangan Idris Manggabarani-HM Adil Patu (Idial) yang sebelumnya diprediksi akan bisa mengganggu dominasi incumbent di pilkada kali ini, oleh LSI disebutkan hanya meraih 19,49 persen. Sementara versi Insert Institute dkk, Idial disimpulkan cuma kebagian 18,54 persen. Perolehan suara pasangan lainnya, lihat grafis.
Jika Ilham mampu meneruskan dominasi incumbent di pilwalkot Makassar, maka tidak demikian dengan incumbent lainnya di pilkada Luwu. Basmin Mattayang yang berpasangan dengan Buhari Qahhar Mudzakkar (Matahari), dilaporkan kalah bersaing dengan pasangan Andi Muzakkar-Syukur Bijak (CS).
Berdasarkan hasil penghitungan yang dilakukan Desk Pilkada, pasangan Matahari hanya mengoleksi 66.995 suara, sementara saingannya CS, meraih dukungan hingga 80.878 suara. Sebenarnya di pilkada Luwu ini, LSI juga menggelar quick count. Hanya saja, sampai berita ini diturunkan pukul 23.00 Wita malam tadi, pihak LSI yang menjadi konsultan pasangan Matahari, enggan membeberkan hasil akhir quick countnya.
?Maaf, angkanya tidak bisa saya ekspose. Tidak etis,? ucap Koordinator LSI Wilayah Sulawesi dan Maluku, Herman Heizer malam tadi. Sementara dari Wajo, A Asmidin yang berpasangan dengan Ridwan Angka (Wal-Asri), untuk sementara dilaporkan kalah bersaing dengan pasangan Burhanuddin Unru-Amran Mahmud (Budiman). Berdasarkan hasil penghitungan sementara Desk Pilkada, Wal-Asri kebagian 35,5 persen suara, sementara Budiman mengoleksi dukungan hingga 38,44 persen suara.
Di pilkada Wajo ini, tidak satupun lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat. Karena itu, satu-satunya informasi awal yang bisa diperoleh hanya dari Desk Pilkada semata. Soalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo baru akan merilis hasil penghitungannya pada Rabu, 5 November mendatang. Karena itu, kepastian siapa pemenang pilkada di daerah yang terkenal dengan industri sarungnya ini baru akan jelas pekan depan.
Kurang Seru
Jalannya penghitungan suara hasil pilwalkot Makassar kemarin, berlangsung kurang seru. Itu karena perolehan suara di antara tujuh pasang kandidat yang bertarung, sangat jauh. Hasil pantauan Fajar, baik di tempat pemungutan suara (TPS) maupun hasil quick count LSI di Jl Maipa maupun real quick count Insert Institute dkk di Hotel Clarion dan Phoenam Jl Boulevard, semuanya dimenangi pasangan IASmo dengan cukup telak. Satu-satunya TPS yang perolehan suara IASmo nyaris tersaingi hanya di TPS 51 Biringkanaya.
Di TPS yang terletak di Kompleks Nusa Harapan Permai itu, Idial membuntuti di posisi kedua dengan 97 suara. Di tempat ini IASmo hanya leading dua angka, yakni 99 suara. Selebihnya, masih di kompleks yang sama, yakni TPS 52, suara IASmo tak terkejar.
Bagaimana dengan lima pasang kandidat lainnya? Secara keseluruhan kandidat usungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan PNI Marhaenisme Halim Razak-Jafar Sodding, tak bisa memberikan perlawanan berarti.
Pasangan Mantap Mentong ini hanya bisa meraup angka 6.80 persen. Disusul kandidat dari jalur independen bernomor urut 5, Firmansyah Mappasawang-Kasma F Amin (PASmi) yang secara mengejutkan mengalahkan kandidat Ridwan Syahputra Musagani-Irwan Paturusi (RI) dengan perolehan suara 2,93 persen.Pasangan RI sendiri harus puas dengan angka 2,10 persen.
?Sedangkan Iriantosyah Kasim-Razak Djalle (ber-IKRAR) 2.40 persen, dan pasangan Ilham Alim Bachrie-Herman Handoko (Idola) terendah, yakni 0,79 persen,? ungkap Herman Heizer kepada wartawan saat mengumumkan hasil quick count, Rabu 29 Oktober di ruang pertemuan Masjid Al-Aqsa Jl Maipa Makassar.
Menurutnya, quick count dilaksanakan dengan memilih 200 TPS yang tersebar secara proporsional di setiap kecamatan yang ada di Kota Makassar. Sample TPS dipilih dengan menggunakan metode kombinasi stratified-cluster random sampling.
?14 kecamatan di Makassar disapu bersih Ilham-Supomo di atas 60 persen. Angka ini tak jauh beda dengan hasil survei yang LSI lakukan pada hari kelima kampanye di Makassar lalu,? ujar Herman.
Proses quick count LSI ini dilakukan di Jl Maipa dengan menggunakan layar ukuran 4x5 meter dan disaksikan langsung Ilham Arif Sirajuddin bersama seluruh tim pemenangan IASmo. Saat dibuka perhitungan pertama, IASmo memimpin dengan angka 73 persen, sedangkan Idial 15 persen dengan jumlah suara masuk 3 persen.
Selang beberapa menit, frekuensi perolehan suara IASmo terus menurun hingga menyentuh angka 65,49 Persen, sedangkan Idial terdongkrak menjadi 19,49 persen dengan jumlah suara yang masuk di atas 87 persen.
Setelah LSI menyatakan bahwa proses quick count ini sudah stabil, pekik takbir dan oppoki Aco menggema. Ilham yang mengenakan baju oranye ini mendapat pelukan dari tim IASmo dan keluarga terdekatnya. Ilham, bersama istrinya Aliyah Mustika Ilham terlihat meneteskan air mata.
Ilham bersama keluarga dan tim IASmo naik ke lantai dua masjid tersebut untuk melakukan sujud syukur. Selanjutnya, Ilham melaksanakan salat Ashar berjemaah. Setelah itu, Ilham kemudian menggelar orasi di depan masjid dan meminta relawannya untuk tidak melakukan konvoi dan euforia berlebihan.
?Kemenangan ini adalah kemenangan rakyat Makassar. Jangan ciderai kemenangan ini dengan menyakiti dan membuat resah. Mari kita saling menghargai,? pinta Ilham yang diiringi teriakan oppoki. Hingga malam tadi, di kediaman Ilham di Jl Maipa masih dibanjir tim serta tamu Ilham.
Ucapan Selamat dari JK
Kepada Fajar, malam tadi Ilham mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar HM Jusuf Kalla (JK) via telepon. Dalam pembicaraannya dengan JK, Ilham mengaku dirinya hanya melaporkan hasil pilwalkot Makassar berdasarkan hasil quick count LSI.
?Saya memberikan informasi kepada beliau (JK) terkait pilwalkot Makassar. Saya katakan pilwalkot ini berlangsung demokratis dan hasil quick kount menempatkan pasangan IASmo sebagai pemenang walaupun pada prinsipnya kami menunggu hasil resmi perhitungan KPU,? beber Ilham.
Selanjutnya, kata Ilham, JK memberi selamat kepada dirinya. ?Beliau (JK, red) mengatakan selamat kepada Ilham dan Supomo. Beliau meminta kepada kami untuk menunggu hasil KPU. Pesan beliau juga agar tetap menjaga suasana kota dan bila sudah ditetapkan melalui KPU nantinya agar tetap melanjutkan program yang pro rakyat,? ujar Ilham.
Malam tadi, Ilham berkunjung ke rumah anggota DPD asal Sulsel Aksa Mahmud. Di rumah Aksa, Ilham bersama Supomo didampingi mantan Gubernur Sulsel H Andi Oddang.
Posted by Rum
on October 30 2008 15:56:40 ·
21 Comments ·
1232 Reads
Roi EL92 02/08/2010 18:29 koq sepi rum. ayo semangat ajak temen lebih aktif ,kita buat sesuatu disini yang bermanfaat oke.!
Rais 25/02/2010 03:48 Bang Rum... Saya sudah registrasi di database alumni sebulan yang lalu, tapi kok nggak muncul namanya sampai sekarang ?
win101187 11/02/2010 00:54 Standar pendidikan pengajar di PNUP
Baca : http://buletinmetanoiac.wordpress.com/2010/02 /11/standar-pendidikan-pengajar-di-pnup/
win101187 07/02/2010 04:37 Ayo Kunjungi Portal Web Metanoiac,...
https://buletinmetanoiac.wordpress.com
Rais 07/01/2010 00:12 Tolong kalau ada Reuni di makassar supaya di kasih tau siapa tau waktunya bersamaan dengan waktu cuti.. itung-itung ketemu kawan lama... yang dulunya preman sekarang jadi uztadz (Mesin '93)
win101187 12/12/2009 12:47 tolong info lokerx ... nich win 09,.. baru aja lulus,... klo ada infox tlong d kabari !
Ahmad Jamin 03/11/2009 06:46 Untuk Alumni 89 Poltek semua jurusan, kami sampaikan bahwa rencana Reuni Akbar telah diwacanakan oleh beberapa teman di mks, renc. pelaksanaan setelah Idul Fitri thn 2010, Untuk lebih detailnya akan kami bicarakan lagi bulan depan di Mks.. Terima kasih..
Carol_Lewerissa 17/10/2009 14:58 Kangennnnnnnnnnnnnnnnn sama teman-teman lama ku 91/T.Kimia Dimanaaaaaa Kalian Berada
awaluddin_hasan 29/08/2009 10:23 P.Ustaz Basruddin ditunggu diacara buka bersama di rumah Karaeng Ishak.jangan lupa tgl 5 sept 09 jam 17.00
Abdul Rahman Mappasengka 11/08/2009 11:06 Dimana semuaki anak konversi angkatan 95 sekarang??????
*Ini sekedar tulisan ringan saja, tidak ada maksud politis tertentu. Tiba-tiba saja terpikir dalam pikiran saya dan ingin men-sharenya ke teman2 milis ES
BASRUDDIN 11/07/2009 17:43 Awal..., km sdh pulang dr malang apa belum?